Awan Malam Tak Suram. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Sabtu, 29 Agustus 2009

Harus kupelajari lagi bagaimana cara menjaga seuntai cinta tanpa kau kettahui dan kusakiti mimpimu yang tak kembali berulang. Membiarkan jalanmu tetap memiliki banyaka kemungkinan dan melanjutkan jalanku kedepan dana sesuai kepastian yang tak pernah diharapkan.
Saat ini disisimu telah ada seorang pangeran yang pastinya lebih setia menjagamu dari derunya badai segala penjuru,, meneduhkanmu ketika terik mentari menunjukkan merahnya, meneduhkanmu ketika setetes air hujan hendak memulihkan sungai yang tersumbat kemarau dan menjagamu dari mimpi yang biasa kau takutkan.
Yang pasti ku tahu dia memang selalu ada dimana ketika nyanyian burung diantara belantara sawah mulai sepi karena ketiadaanmu menyapanya
Bintangpun yang tak pantas kusentuh
Biar serahkan cahayamu demi gulita malam yang sepi
Berani kutatap? Kau masih disana menyanyikan demi menghibur kegalauan tiap insan
READ MORE -
Bintang telah pergi meninggalkan sinarnya malam ini
Ingin kuraih sayap – sayapmu agar aku bisa ikut terbang mengitari angkasa dan bersama kita lihat indahnya malam ketika pernak – perniknya engkau berikan
Bintang telah jatuh malam yang lalu
Tetapi, ekornya tak lagi membelaiku dalam kerinduan
Bintangku bukanlah bintangku
Ketulusan kau terangi dan kau hiasi malam pada tiap insan
Engkau pertanda akan murungnya awan
Engkau pula nyanyian tidur anak – anak kecil
READ MORE -

Senin, 24 Agustus 2009

Akhirnya semua telah tiba pada suatu hari yang biasa
Dimana ketika cerita antara kita usai tanpa satu patah katapun
Masih ku ingat kau membelaiku dengan kasihmu
Kubiarkan itu dan kunikmati indahnya senyuman diatara kedua pipi itu
Masih kini,
Apakah engkau masih seperti dahulu, memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
Apakah engkau masih mau berkata... dengarkanlah detak jantungku?
Apakah engkau masih mau membelaiku sepertii ketika itu?
Dunia kita memang berbeda....
Kehidupanmu dan kehidupanku tidaklah sama,,,
Tapi cinta hanya akan tetap berpijak pada satu jembatan diantara perbedaan kita tanpa pergi menjauh seperti yang orang – orang inginkan
Kau adalah sajak yang menemani diriku dalam tiap kerinduan dan kegelapan malam yang telah berubah
Dimana aku masih menunggumu disini tak pasti
READ MORE -
Kau miliki apa yang tak seharusnya diacuhkan,,,,
Lihatlah cermin itu,,,, betapa indahnya senyuman yang kian beranjak dari asalnya
Dan tutuplah kedua mata rasakanlah detak jantung yang semakin membawamu hanyut dalam kerinduan yang semakin merindu,,,,
Kau puisi yang mengawali sebuah puisi
Antara tawamu kau simpan isak yang tak orang lain tahu
Padahal telah jelas ada,
Semua gambaran tentang engkau tak kumengerti pasti
Hatimu engkau gambarkan secara terang bersama keindahan alamNya sehingga tak kuketahui pasti, tapi dapat kumengerti seandainya apa yang kurasa memang benar adanya,,
Dirimu kau terbangkan antara angin yang kian berhembus membawa kesejukan dikemarau ini
Kau biarkan semuanya merasakan kehangatan hembusan atas dirimu ketika keadaaannya menjadi keterbalikan
Itulah kemuliaan yang tak seharusnya kucampuri
Hembusan itu tak pantas kumiliki dalam banyak waktu, karena itu malah membuatmu menjadi setetes embun dan jatuh dari ujung – ujung daun ketika pagi hari
READ MORE -