Awan Malam Tak Suram. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Minggu, 29 November 2009

ada beberapa orang mengira bahwa hakekatnya masalah hati tidaklah begitu penting,,,, ketika itu aku merasa bahwa ada teori yang memang seharusnya dipatahkan,,,,
ketika mengerti dimana jalan lurus yang mesti dituju,,,
maka tetaplah berjalan disitu sehinggga kau temukan pertama kali setitik cahaya dan kian mendekat dan kian mendekat dan kemudian kian mendekat keu merasa bahwa hidupmu ada dalam bagian cahaya itu yang menerangi ketika gulita, yang menghadirkan kehidupan bagi sekerumpunan orang orang yang hanya mengabaikan,,,
ketika itu kau bisa mengerti bahwa hakekatnya kehidupan itu tak mesti saling memberi dan saling diberi,,
dalam tauladan Nabi mengajarkan memberi lebih baik daripada diberi
dan kebahagiaan hanya dinikmati oleh hati sehingga bisa mensyukuri nikmatNya,,,
READ MORE -

Rabu, 04 November 2009

Renungan Ibu

Suatu ketika Seorang bayi siap untuk dilahirkan. menjelang diturunkan, si bayi bertanya kepada Tuhan :

" Para malaikat disini mengatakan besok Engkau akan mengirimkanku ke dunia, tetapi bagaimana cara hidup disana ? saya begitu kecil dan lemah. " kata sibayi

Tuhan menjawab :" AKU telah memilih satu malaikat untukmu. ia akan menjaga dan mengasihimu.

"Tapi disyurga apa yang saya lakukan hanya tertawa dan bernyanyi ini cukup bagi saya untuk bahagia." Demikian Kata Sibayi.

Tuhanpun menjawab :" Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih bahagia."

Sibayipun bertanyan lagi :" dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara pada-Mu.

sekali lagi Tuhan menjawab :" Malaikat mu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa."

sibayipun masih belum puas. iapun bertanya lagi :" saya mendengar bahwa dibumi banyak orang jahat siapa yang akan melindungi saya ?"

dengan penuh kesabaran Tuhanpun menjawab :" malaikatmu akan melindungi dengan taruhan jiwa nya sekalipun.

sibayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya :" tapi saya akan bersedih tidak melihat ENGKAU lagi."

dan Tuhanpun menjawab :" malaikatmu akan menceritakan padamu tentang AKU dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-KU walaupun sesungguhnya AKU selalu berada disisimu."

saat itu syurga begitu tenangnya. sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan Sang anak dengan suara lirih bertanya :" Tuhan jika saya harus pergi sekarang bisakah ENGKAU memberitahuku siapa nama malaikat dirumahku nanti ?"

Diam sejenakk.................................. akhirnya Tuhanpun menjawab :" kau dapat memanggil malaikatmu "IBU"

kenanglah ibu yang selalu menyayangimu. untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi. ingatkah engkau ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak dengan 2 selimut membaluti tubuhmu. ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu dan ingatkah engkau ketika airmata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit ?

anakku... sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu dirumah tempat kau dilahirkan.

anakku.....kembalilah mohon maaf pada ibumu yang selalu rindu pada senyummu.

anakku.... jangan biarkan engkau kehilangan saat saat yang akan kau rindukan dimasa datang ketika ibumu telah tiada. tak ada lagi yang berdiri didepan pintu menyambut kita.

tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia

yang ada hanyalah kamar kosong tiada penghuninya

yang ada hanyalah baju yang digantung dilemari kamarnya

tak ada lagi dan tak akan pernah ada lagi yang meneteskan airmata, mendoakanmu disetiap hembusan nafasnya.

anakku... ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik diakhir hayatnya.

kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya.

Ibu .... maafkan aku sampai kapanpun jasamu tak terbalaskan...........................
READ MORE - Renungan Ibu

akhirnya

telah tiba pada suatu ketika, ketika kulihat senyummu kembali terbengah,,,,
kau bersama bidadari atas tawamu menghiasi tiap tiap jalan yang kau tapaki
seharusnya dengan begini aku bisa lebih lega karna cintaku telah bangkit atas kekecewaannya
dan aku merasa.....
hanya sebagai noda atas kehidupanmu yang tak pantas aku lumuri...
setetes lumpur yang tak seharusanya aku kotori,,,
hatiku....
lihatlah kau 'pengecut'!!! dia kembali atas timbal balikmu HA!!
kini kau puas atas rencana rencana yang tak harus kau lakukan ketika kau masih dalam kandungan???
HAH!!

sebaris katamu atau sebait tetes airmatamu, adalah gerangan dimana ketika seharusnya aku tinggal
dunia ini aku kuasai atas jasadku yang tak pernah berhenti kelaparan...
dan ketika itu......
READ MORE - akhirnya

Selasa, 20 Oktober 2009

kau dalamnya mimpi itu menghampiri....
bintangku......
kian lama kurasa bahwa telah lebih menyerah dari panasnya mentari...
bahwa ku ingin malamku kau menghiasi dengan hangatnya binar matamu,,,,
indahnya senyuman dibalik lesung pipimu,,,,

mungkin angin kali ini,,, tak pernah pergi lagi semenjak aku melakukan kerusakan atas duniaku sehingga kau telah pergi meninggalkan batas kenangan yang kita gores bersama di taman ini,,,,
ataukah aku yang telah memutuskan pergi meninggalkanmu padahal itu dimatamu adalah sesuatu hal yang semu belaka??
ketika itu... kau perjuangkan cinta yang telah kau miliki,,,,, aku acuhkan...
ketika itu,,, kau bujuk aku tiap kali pergi ke danau seberang sana berlayar berdua bersama ditemani tiap hembusan angin yang membuat kita telah jauh pergi terbang dan berlayar keangkasa sana,,, tapi aku tak mengerti...
mungkinkah saat itu yang kau tahu hanya bisikan matamu yang tak semakin berkedip menolak kau memandang cinta itu....
ataukah aku yang hanya mempersalahkan atas semua yang tak kumengerti atas kebenarannya???
READ MORE -

Jumat, 25 September 2009

sungguh mati rasa tubuh ini seolah hendak melakukan dentuman terakhir dalam jantungku, kau bunga tiap mimpiku, bintang yang datang tiap malam menemani tidurku,,, kini hadir tetap didepan mata,,,
tapi,,, apa yang harus ku perbuat sehingga aku sendiri merasa takut jika kau melihatku dengan nyata, kali ini aku tetap akan berlari,,, berlari,, dan berlari semakin jauh, kuharap kau bisa merasakan kehadiranku tapi aku sendiri merasa takut kau tetap bisa mengenalku sampai kini,,, bintangku,,,
READ MORE -

Rabu, 23 September 2009

kau memang benar,,,,
tak seharusnya aku kembali muncul dihadapanmu, karna ku sendiri yang pergi jauh darimu,, untuk apa lagi aku mencarimu??? demi cinta kah??? aku rasa tidak,,, cinta itu masih tetap kupelihara atas kenangan - kenangan manis saat bersamamu,,, cinta itu masih begitu indah untuk aku buang sehingga tak mampu untuk ku buang,,, cinta itu tak perlu kutemui dan ku perlihatkan kehidupannya karna kehidupanmu selalu bersamaku dalam tiap - tiap mimpi,,,
ketika kau merasa lebih tersakiti akan keberadaanku saat ini,,, dan kau memintaku untuk pergi,,, dan pergi,,, semakin jauh,,, dan jauh lagi,,, aku relakan itu semua,,, karna cinta itu tak memaksa,,, cinta memilih dan turun dariNya
READ MORE -

Sabtu, 29 Agustus 2009

Harus kupelajari lagi bagaimana cara menjaga seuntai cinta tanpa kau kettahui dan kusakiti mimpimu yang tak kembali berulang. Membiarkan jalanmu tetap memiliki banyaka kemungkinan dan melanjutkan jalanku kedepan dana sesuai kepastian yang tak pernah diharapkan.
Saat ini disisimu telah ada seorang pangeran yang pastinya lebih setia menjagamu dari derunya badai segala penjuru,, meneduhkanmu ketika terik mentari menunjukkan merahnya, meneduhkanmu ketika setetes air hujan hendak memulihkan sungai yang tersumbat kemarau dan menjagamu dari mimpi yang biasa kau takutkan.
Yang pasti ku tahu dia memang selalu ada dimana ketika nyanyian burung diantara belantara sawah mulai sepi karena ketiadaanmu menyapanya
Bintangpun yang tak pantas kusentuh
Biar serahkan cahayamu demi gulita malam yang sepi
Berani kutatap? Kau masih disana menyanyikan demi menghibur kegalauan tiap insan
READ MORE -
Bintang telah pergi meninggalkan sinarnya malam ini
Ingin kuraih sayap – sayapmu agar aku bisa ikut terbang mengitari angkasa dan bersama kita lihat indahnya malam ketika pernak – perniknya engkau berikan
Bintang telah jatuh malam yang lalu
Tetapi, ekornya tak lagi membelaiku dalam kerinduan
Bintangku bukanlah bintangku
Ketulusan kau terangi dan kau hiasi malam pada tiap insan
Engkau pertanda akan murungnya awan
Engkau pula nyanyian tidur anak – anak kecil
READ MORE -

Senin, 24 Agustus 2009

Akhirnya semua telah tiba pada suatu hari yang biasa
Dimana ketika cerita antara kita usai tanpa satu patah katapun
Masih ku ingat kau membelaiku dengan kasihmu
Kubiarkan itu dan kunikmati indahnya senyuman diatara kedua pipi itu
Masih kini,
Apakah engkau masih seperti dahulu, memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
Apakah engkau masih mau berkata... dengarkanlah detak jantungku?
Apakah engkau masih mau membelaiku sepertii ketika itu?
Dunia kita memang berbeda....
Kehidupanmu dan kehidupanku tidaklah sama,,,
Tapi cinta hanya akan tetap berpijak pada satu jembatan diantara perbedaan kita tanpa pergi menjauh seperti yang orang – orang inginkan
Kau adalah sajak yang menemani diriku dalam tiap kerinduan dan kegelapan malam yang telah berubah
Dimana aku masih menunggumu disini tak pasti
READ MORE -
Kau miliki apa yang tak seharusnya diacuhkan,,,,
Lihatlah cermin itu,,,, betapa indahnya senyuman yang kian beranjak dari asalnya
Dan tutuplah kedua mata rasakanlah detak jantung yang semakin membawamu hanyut dalam kerinduan yang semakin merindu,,,,
Kau puisi yang mengawali sebuah puisi
Antara tawamu kau simpan isak yang tak orang lain tahu
Padahal telah jelas ada,
Semua gambaran tentang engkau tak kumengerti pasti
Hatimu engkau gambarkan secara terang bersama keindahan alamNya sehingga tak kuketahui pasti, tapi dapat kumengerti seandainya apa yang kurasa memang benar adanya,,
Dirimu kau terbangkan antara angin yang kian berhembus membawa kesejukan dikemarau ini
Kau biarkan semuanya merasakan kehangatan hembusan atas dirimu ketika keadaaannya menjadi keterbalikan
Itulah kemuliaan yang tak seharusnya kucampuri
Hembusan itu tak pantas kumiliki dalam banyak waktu, karena itu malah membuatmu menjadi setetes embun dan jatuh dari ujung – ujung daun ketika pagi hari
READ MORE -

Selasa, 07 Juli 2009

nanti kau kembali bersama pangeranmu diseberang sana
alladin hanyalah seorang anak tak memiliki apapun
kepribadian tak menjamin hidupnya
dia takkan memikat dan dia memang takkan pernah memikat
sekejap kau memiliki lampu untuk menerangi mimpimu
entah itu dalam ksanjaan atau apalah milikmu
yang tak mungkin untuk aku mengerti saat ini

kau beralih ke kehidupan lain yang memang tak pantaas untuk kusanka dan ku ku perdengarkan

kutinggal semi diantara belah emosi penyergapan
meskipun memang kini ku tahu kau lebih mengerti kemana kupu itu singgah
namami kini? darimana?atas ketidak berhargaan inikah?
alladin menemukan lampu itu untuk menyematkan singgah dalam dirimu
mungkinkah memang kau mengerti cerita itu...
atau aku yang telah tinggal jauh darimu?
READ MORE -

Rabu, 27 Mei 2009

kini kau bisa melihat betapa menyedihkannya aku ketika kusadari semua itu memang salah
aku sendiri enggan berkaca atas cermin yang engkau berikan
entah itu aku pahami atau sekedar aku mengerti
cintaku membawa hati ini untuk merenggut kebahagiaan yang tak pernah hakiki
sedangkan engkau... merasakannyakah?
hatiku bukan lagi selunak ikatan gelang yang kau berikan
seperti indahnya cincin yang kau impikan, mungkin,,,
bila kusadari betapa mengapa bisa kujalani hidup seperti ini?
hatiku beku bersama yang kucari tanpa kulihat dinginnya pencairan itu,,,
sungguh,,, merasa aku tak tau rasa
READ MORE -
kau malam dimana aku berada
kau bernyanyi dalam kesenduan
kau selimuti mimpu yang tak sempurna
biar cinta tak kau umbar dalam pengatnya antara kebeterbangan
kau tlah memiliki yang hakiki dan tak kutahu itu

malam yang membawa tidurku
dengarkanlah daku ketika kau tlah menghilang pergi
dekaplah aku bila ku telah lagi tak kau jumpa satu dan selamanya
hanya mimpi dalam perlewatanku yang mungkin memang tak berarti
kau hauskan aku akan tawa yang kau bawa bersama pulangnya mentari
biarlah keberlaluanmu menjadikan aku kembali tertanam bersama kerikil dipinggir kalimu
dan kau tak mungkin tahu betapa aku menjadi dahaga ketika kemarau disalahkan dan aku menjadi luka ketika hujanpun disesalkan

duhai malamku yang aku mimpikan kepergian atas kembalinya dirimu
rabalah apa yang sedang aku rasa sehingga bisa kau sentuh kesempurnaan kenyataannya
isakku takkan berarti sekembalinya atas kebahagiaan mereka
malamku, mimpiku...
cintaku, kasihku...
READ MORE -

Jumat, 22 Mei 2009

kau biarkan layu kembang itu hingga terjatuh

ku biarkan layu bunga itu sampai tak kujumpai harumnya lagi,

malam ini aku tengah berdiri atas rimbala bintang yang menemani dalam gelapnya perlewatan malam.

ku lihat tak lagi bunga itu bisa aku temui, karena dia telah tiada dan kubiarkan layu begitu saja,

telah aku temukan tiap tetesan pujangga yang mewangi dalam mimpi saat ini

telaah terjun dari angkasa raya kembali memberikan semerbak wangi yang tak hapir tak ku jumpai lagi,,,

bintang,,, sinarmu kali itu dan kali ini, telah tertutup mendung kota ini,

kau tak lagi bisa aku pandang kemerlipnya senyumanmu,,,,

teman dan kasih yang berada dalam adanya ada….

kau…..

bintang…..
READ MORE -
kali ini aku telah menemui, kebuntuan atas apa yang telah aku jalani, dia meminta aku untuk pergi kedalam dunia yang tidak aku kenal dan tak ingin aku kenali,,,

biar kau memiliki atas apa yang kau punyai, kau sendiri telah sanggup menguasai sesuatu yang tida mungkin bagiku,

pernahkan kau sendiri merasa bahwa renungan yang tiap kali biasa dilakukan adalah doaku untuk semuanya?,,

dan kau lebih dan melebihkan dirimu atas apa yang tak sanggup kau jangkau,,

bagimu duniamu dan bagimu dirimu, bagimu privasimu dan bagimu kehidupanmu

rampaslah!!!

ketika kau ingini itu,,,

rebutlah ketika kau merasa miliki itu,,

bunuhlah ketika kau merasa dirimu telah berada dalam dunia yang asing bagi dirimu sendiri,,

silahkan!!!
READ MORE -

Jumat, 17 April 2009

resah kau bawa dalam setiap perlewatan, menutupi jalan untuk kau dan aku
dipertigaan itu aku temui bayangmu, lalu kau menghilang
aku kejar bersama puing - puing nostalgia
dalam mimpi kita kau tak lagi jabatkan tanganku dan tanganmu kembali

semua mengetahui perlintasan yang aku pijak ketika segerbong kereta melintas dari hadapanku
semua bisa menilai dan mengerti apa - apa yang telah diulaskan ketika mereka sendiri telah tiada
kaupun mungkin juga telah mengetahui apa yang kau sembunyikan ketika umpatan awan terbawa bersama angin ditengah teriknya mentari

dan aku telah kembali membiarkan semuanya terbebas dari sarapan Tuan Raja ketika ianya lapar
aku telah lama berpayung tiga dalam lapisan plastik usang yang aku cari
aku... bisa mereka mengetahuinya sedangkan aku hanya berenang ditempat dangkal

ketika itu kau merekah diantara bunga - bunga mawar dan melati ditaman itu
dengan pangkuan siapa yang engkau pimpinkan dalam keakraban yang tak mereka alami
tapi aku telah terbangun dari mimpi yang menghampiriku diatas ombak banyu
dan kau tiada
READ MORE -

Senin, 13 April 2009

bunga dalam setiap perlewatan malam
telah kudatangi tapak yang pernah kau pijak, dan aku telah tersesat,
dia kembali menarikku dalam genggaman tangannya untuk menjadikan aku sebagai tikar tempatnya berjalan,, dan apakah kau tahu itu?
malamnya malam aku datangi untuk menjamput bayangmu yang telah tertinggal disudut kediamanku, tetapi kau tiada
telah pergi jauh dari sisi yang semakin berkelok jalannya dan tak bisa aku seimbangkan itu
READ MORE -

Rabu, 01 April 2009

kau lagi

kau anggap aku adalah kamu, padahal tak kau terima semua kesamaan antara aku dan kamu, telah oleh naif dalam tiap liriknya, dan tak kau sadari, sedangkau nyanyian itu kau perdengarkan setiap aku ada,
heh.....
aku tetap menjadi bonekamu yang terpenjara dalam lemari sempit
READ MORE - kau lagi

RIGHT HERE WAITING : Richard Marx

Oceans apart day after day
And I slowly go insane
I hear your voice on the line
But it doesn’t stop the pain
If i see you next to never
How can we say forever

Wherever you go
Whatever you do
I will be right here waiting for you
Whatever it takes
Or how my heart breaks
I will be right here waiting for you

I took for granted, all the times
That I thought would last somehow
I hear the laughter, I taste the tears
But I can’t get near you now
Oh can’t you see it baby
You’ve got me go in crazy

Wherever you go
Whatever you do
I will be right here waiting for you
Whatever it takes
Or how my heart breaks
I will be right here waiting for you

I wonder how we can survive
This romance
But in the end if I’ am with you
I’ll take the chance

Oh can’t you see it baby
You’ve got me go in crazy

Wherever you go
Whatever you do
I will be right here waiting for you
Whatever it takes
Or how my heart breaks
I will be right here waiting for you
THE POWER OF LOVE
Celine dion
The whispers in the morning
Of lovers sleeping tight
Are rolling like thunder now
As I look into your eyes

I hold on to your body
And feel each move you make
Your voice is warm and tender
A love that I could not forsake

Cause I am your lady
And you are my man
Whenever you reach for me
I’ll do all that I can

Lost is how I’m feeling
Lying in your arms
When the world outside’s too
Much to take
That all ends when I’m with you

Even thought there may be times
It seems I’m far away
Never wonder where I am
Cause I am always by your side

We’re heading for something
Somewhere I’ve never been
Some times I am frightened
But I’m ready to learn
Of the power of love

The sound of your heart beating made it clear
Suddenly the feeling that I can’t go on
Is like years away
READ MORE - RIGHT HERE WAITING : Richard Marx

Kamis, 26 Maret 2009

biarkan

biarkanlah semuanya tetap menjajakku seperti apa yang mereka tahu, karena Dia telah memiliki kesempuranaan yang tak bisa hanya dipandang, yang telah diperlihatkan hanyalah sebuah mimpi - mimpi busuk yang telah menjilatku dalam tiap - tiap titik lehernya, dan kau takkan pernah mengerti masing - masing dawai yang dinyanyikan pria dipinggir jalan yang telah aku lewati,,,
ketika bintang diatas sana telah menampakkan segala yang memberikan kembali keceriaan diantara tawa pada dewi malam telah tertutup kembali kedalam kelambu yang telah usang,,,
bisa aku rasakan tangismu yang mengundangku dalam rindu....
tawamu yang menggugahku dalam mimpi - mimpi indah
dan ceriamu dalam tiap - tiap lagu yang telah kau nyanyikan
READ MORE - biarkan

Senin, 23 Maret 2009

bonekamu telah layu...

dan kau tak mengetahuinya, kau biarkan air hujan itu menghujam boneka kecil tanpa suara,
tak bisa pernah kau rasa apa yang sedang dipikirkan
karna kau pikirkan apa yang menjadi buat kamu
bonekamu kini mati, dan kau lebih senang memainkannya
bonekamu telah kusut dan kau lebih senang menjadikannya serbet diata jalan itu
kau sendiri lebih bahagia dengan kehidupanmu, dan bonekamu kau jadikan babu
bonekamu tak kau tahu penderitaanya
sedikitpun
dan bonekamu memang tak pernah bisa berkata
karna bonekamu tak layak untuk berkata
karna bonekamu tak layak kau dengar
karna bonekamu tak layak kau rasa dan bonekamu
bukan untukmu!
READ MORE - bonekamu telah layu...

Rabu, 18 Maret 2009

silahkan
kau menangkan perjuangan yang sedang aku hadapi, hingga tak lagi kau jumpa tederet benteng putih diantara celah - celah lorong itu, dan kau puaskan apa yang kau ingini itu dengan segenap ungkapanmu,,,
semua orang pun telah mengetahui
telah banyak kau tunjukkan beberapa lubang yang telah kau buat dengan emosi, sedangkan kau tutupi itu dengan bendera kemerdekaan!
kau telah renggut segala yang telah menjadi tumpuan saat dera badai datang,
kau telah mengahcurkan bendungan di kali itu, hingga bandang kembali datang,
dan kau telah tanduskan ribuan yang menjadi selimutmu disetiap malam dan kau tanduskan dan kau tanduskan dan kau TANDUSKAN!!!
READ MORE -

Jumat, 13 Maret 2009

kau menjauh
mengalir deras mengikuti titik - titik yang berlarian dilorong jembatan itu
kau bertandang pada angin, sesaat engkau datang menjemput hawa yang tertinggal,dan kau kembali pergi dengan hujan yang telah kuperbuat diatas punggung - punggung yang menjadi tumpuan celah sisa - sisa kehidupan sementara yang Dia amanatkan,
kembali pada cerita masa lalu yang telah aku sesatkan kehidupannya,
relungan kabut menyambut
tak mengetahui apa yang engkau dera, aku melewati tiap tetes darah yang terhalang didepanku,
tak pula aku menoleh,
hanya segenggam tanya dan segenggam tanya
READ MORE -

Jumat, 06 Maret 2009

akhirnya jikalau aku tak memiliki setitik rasa, telah kuhancurkan diriku sendiri, tak lekang lagi aku dalam dera yang begitu dalam tiap - tiap episode.
ketika sejenak aku pergi dalam penampungan yang begitu kumuh, tak pula ada yang membuntuti seraya mereka telah mengetahui apa yang sedang terjadi pada rumahku sejauh ini.
jalan pintas yang aku kejar tak menuntun untuk memberikan aku kesempatan untuk menghirup tiap - tiap helai udara yang Ia sediakan.
dalamnya rintihan yang sesungguhnya telah membara, tak bisa terpadam oleh sejuta tahun hujan yang turun tiap waktu.
Kau telah memiliki segalanya!!!
Kau telah memiliki kesempurnaannya!!!
Kau telah memiliki segalanya!!!

heh???
masih pantas mereka berkata dan memuja perjalanan yang tak pernah berujung, sedang kebahagiaan yang hakiki tak pernah aku miliki.
dalam pertemuan pertama, mereka pun berkata penuh kegaguman,
aku Iri...
aku Iri...
aku Iri...

apa alasan yang membuatmu pasti seperti itu?
sedang apa yang aku bawa hanya tuntutan hanya tuntutan dan hanya tuntutan!!!!
tak pernah kau merasa kebahagiaan yang dialami dalam kehidupan yang tak pasti, meskipun bagiku itu PASTI!!!
tak pernah kau memiliki kesedihan yang membuatmu merasa begitu tak berharga berjalan diatas tirai besi sedangkan dijalan lain tersedia tirai hijau dari sutera dengan berharumkan kasturi, dan aku akan mengejarnya!!!
READ MORE -

Jumat, 27 Februari 2009

dan
persimpangan yang kulewati
READ MORE -

Selasa, 24 Februari 2009

kan kunikmati diriku yang semu
dan takkan kau tahu pa itu?
sekian lama bertadung dalam laga dunia
tak juga mereka mengerti
entah berapa langkah yang pantas tuk meleburku menjadi debu yang berterbangan disekelilingmu hingga dapat kau rasakan antara desiran pasir diujung jalan itu
yang memiliki akupun berkehendak kemana jalan yang pantas untuk dilewati
atas itu
sanggupkan diri yang lemah ini untuk menahannya?
READ MORE -

Minggu, 22 Februari 2009

ketika kutemui mimpi itu
dia hilang sekejap
bibir manis itu merekah bertuju pada kebahagiaan sejati
kulihat...
dia berpangku dengan manis lentik jari itu
antara hiruk dunia luar dan lindungan dari sang raja
apa yang hendak terlintas dibenakku saat itu? seolah dia tahu pernah datang dalam mimpi yang sama
sayang.... saat itu aku kembali terbangun
READ MORE -

Rabu, 18 Februari 2009

ketika cinta yang kau selimuti dengan nurani kembali
namun pernyataan telah menjadi kesangsian
dan pengakuan tak lagi dibuat jalan
apakah kamu telah mampu mendengarnya?
sedang kamu diselimuti kenyataan bahwa itu aku!!!
READ MORE -

Senin, 19 Januari 2009

satu....
hati yang masih tersingkir
datu....
hati yang merindu
satu....
hati yang tak menyatu

dan kurindu kecupan malam yang membawa dalam mimpi
kamu yang memberi segalanya
dan kudustai itu

satu jiwa yang tak merasa bersalah
padahal kesalahan didepan mata
satu raga yang merasa tak berdosa
padahal dosa dan dusta tiap kali dan tiap waktu dilakukan

itukah aku saat ini???

satu orang paling hina
satu orang tercela
dan satu jalan menuju dalam siksa-Nya

itukan aku???
ya Allah....
aku merindukanMu dan merindukannya
READ MORE -
kemana lagi aku harus mencarimu?
READ MORE -

Selasa, 13 Januari 2009

akankah kehidupan yang ku jalani saat ini dan kedepan nanti selalu digenggaman tangan seseorang yang tidak aku harapkan? sehingga dia bisa membunuh diriku sesuka hatinya kapan saja, dan dimana saja.
bila kau rasakan tiap - tiap getaran rindu yang melantun bersama iringan melody yang kau anggap tanpa nada ini
bisakah kali ini kau mendengarnya?
angan - angan mengenai kebebasan yang kian membujuk, tappi apa daya aku hanya selalu didalam sel, dan menjadi budak seperti tahun - tahun silam.
rintik hujan telah turun, yang dinantikan, itu mimpi yang ku harapkan sampai kapanpun.
kau,,,, tahukah?
READ MORE -

Sabtu, 10 Januari 2009

satu tanda
ada nada yang terlewat
saat deru lagu tersiar
kau mendengarnyakah?

derap - derap dalam robekan kertas
tak berguna ketika ada

tapi... adakah kau melihatnya?

denting - denting yang terbangun telah lari
adakah kau tahu dimana?

hujan yang turun tak lagi menyapa
dimanakah gerangan?

musim tak terlupa
deru angin yang kian berlari tak pernah kembali

seperti itukah?
READ MORE -