sekarang kau berani bebaskan aku dari sangkarmu yang kau lukisi dengan keindahan khayalmu
sekarang kau berani taruhkan hujan diatas dedaunan yang kering itu padahal sudah basah dengan embun - embun tiap pagi
kau harapkan keinginan semu yang telah lewat itu
disini kumelihat ada mentari ditiap pagi yang menyelimuti
disini kumelihat bintang yang menghiasi digelap malam
ada dirimu didepanku dan aku hanya membisu
ri detak jantung tak menentu
dan kau hanya menawarkan madu pada dua kumbang itu
padahal disini aku merasa lapar
aku berteriak diantara galau yang menggundu, sedang diantara menyanyikan lagu rindu yang membawa ke alam sana yang membanggakan hati ini
saat ini,,,,
ada aku,,,
dan....seterusnya
READ MORE -
sekarang kau berani taruhkan hujan diatas dedaunan yang kering itu padahal sudah basah dengan embun - embun tiap pagi
kau harapkan keinginan semu yang telah lewat itu
disini kumelihat ada mentari ditiap pagi yang menyelimuti
disini kumelihat bintang yang menghiasi digelap malam
ada dirimu didepanku dan aku hanya membisu
ri detak jantung tak menentu
dan kau hanya menawarkan madu pada dua kumbang itu
padahal disini aku merasa lapar
aku berteriak diantara galau yang menggundu, sedang diantara menyanyikan lagu rindu yang membawa ke alam sana yang membanggakan hati ini
saat ini,,,,
ada aku,,,
dan....seterusnya

