Awan Malam Tak Suram. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Kamis, 25 November 2010

ku biar menari sendiri
ketika air laut menetes diantara setapak yang kulalui
padahal dengan senang hati kau terbiasa terbawa angin
kini kau minta sembunyi dari semuanya
ku biar menari sepi bersama sajak yang prnah kau buat
...dengan sesal - sesal yang kini kau tamparkan padaku

12 November 2010
READ MORE -

Rabu, 24 November 2010

sepoi seselatan kau pergi, menari atau tangiskah itu? membawa bayangku kau tenggelamkan dalamnya pinggiran samudera

23 November 2010
READ MORE -
Dan tertelan lagi dalam ragamu tak tentu, saat pergi jauh padahal tak semakin jauh. aku ..... seorang pemimpi tanpa tahu apa mimpi itu, tapi dan tertelan lagi dalam ragamu tak tentu

=====================================================================================

Kusangka temu dalam senja melambai, kutawar manis dengan secangkir kopi tanpa tutup, menikmati diantara helai angin tak hentak. ku terlelap dalam duka mimpimu
READ MORE -
seteduh landai, antara sepoi diantara gema tetesan embun,, tersembunyi lagi antara kau dan aku telah tiada, padahal begitu nampang yang tertera luas, telah habis meluap

=======================================================================================
rintik menari,,,,mengantar hangat tawamu,,,,saat ini serentak tetesnya membasuh.....


21 November 2010
READ MORE -
sebatas retak kata, tersingkap dalam deru yang mengalir kemana, awan itu,,,,
tak pernah berhenti membujukku untuk tetap diam, sementara dengan kencangnya semua saling berlarian untuk berteduh, dan aku, hanya terkembalinya sekecil abu tak pantas dipandang,,,

13 November 2010
READ MORE -