Awan Malam Tak Suram. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Minggu, 29 November 2009

ada beberapa orang mengira bahwa hakekatnya masalah hati tidaklah begitu penting,,,, ketika itu aku merasa bahwa ada teori yang memang seharusnya dipatahkan,,,,
ketika mengerti dimana jalan lurus yang mesti dituju,,,
maka tetaplah berjalan disitu sehinggga kau temukan pertama kali setitik cahaya dan kian mendekat dan kian mendekat dan kemudian kian mendekat keu merasa bahwa hidupmu ada dalam bagian cahaya itu yang menerangi ketika gulita, yang menghadirkan kehidupan bagi sekerumpunan orang orang yang hanya mengabaikan,,,
ketika itu kau bisa mengerti bahwa hakekatnya kehidupan itu tak mesti saling memberi dan saling diberi,,
dalam tauladan Nabi mengajarkan memberi lebih baik daripada diberi
dan kebahagiaan hanya dinikmati oleh hati sehingga bisa mensyukuri nikmatNya,,,
READ MORE -

Rabu, 04 November 2009

Renungan Ibu

Suatu ketika Seorang bayi siap untuk dilahirkan. menjelang diturunkan, si bayi bertanya kepada Tuhan :

" Para malaikat disini mengatakan besok Engkau akan mengirimkanku ke dunia, tetapi bagaimana cara hidup disana ? saya begitu kecil dan lemah. " kata sibayi

Tuhan menjawab :" AKU telah memilih satu malaikat untukmu. ia akan menjaga dan mengasihimu.

"Tapi disyurga apa yang saya lakukan hanya tertawa dan bernyanyi ini cukup bagi saya untuk bahagia." Demikian Kata Sibayi.

Tuhanpun menjawab :" Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih bahagia."

Sibayipun bertanyan lagi :" dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara pada-Mu.

sekali lagi Tuhan menjawab :" Malaikat mu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa."

sibayipun masih belum puas. iapun bertanya lagi :" saya mendengar bahwa dibumi banyak orang jahat siapa yang akan melindungi saya ?"

dengan penuh kesabaran Tuhanpun menjawab :" malaikatmu akan melindungi dengan taruhan jiwa nya sekalipun.

sibayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya :" tapi saya akan bersedih tidak melihat ENGKAU lagi."

dan Tuhanpun menjawab :" malaikatmu akan menceritakan padamu tentang AKU dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-KU walaupun sesungguhnya AKU selalu berada disisimu."

saat itu syurga begitu tenangnya. sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan Sang anak dengan suara lirih bertanya :" Tuhan jika saya harus pergi sekarang bisakah ENGKAU memberitahuku siapa nama malaikat dirumahku nanti ?"

Diam sejenakk.................................. akhirnya Tuhanpun menjawab :" kau dapat memanggil malaikatmu "IBU"

kenanglah ibu yang selalu menyayangimu. untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi. ingatkah engkau ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak dengan 2 selimut membaluti tubuhmu. ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu dan ingatkah engkau ketika airmata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit ?

anakku... sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu dirumah tempat kau dilahirkan.

anakku.....kembalilah mohon maaf pada ibumu yang selalu rindu pada senyummu.

anakku.... jangan biarkan engkau kehilangan saat saat yang akan kau rindukan dimasa datang ketika ibumu telah tiada. tak ada lagi yang berdiri didepan pintu menyambut kita.

tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia

yang ada hanyalah kamar kosong tiada penghuninya

yang ada hanyalah baju yang digantung dilemari kamarnya

tak ada lagi dan tak akan pernah ada lagi yang meneteskan airmata, mendoakanmu disetiap hembusan nafasnya.

anakku... ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik diakhir hayatnya.

kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya.

Ibu .... maafkan aku sampai kapanpun jasamu tak terbalaskan...........................
READ MORE - Renungan Ibu

akhirnya

telah tiba pada suatu ketika, ketika kulihat senyummu kembali terbengah,,,,
kau bersama bidadari atas tawamu menghiasi tiap tiap jalan yang kau tapaki
seharusnya dengan begini aku bisa lebih lega karna cintaku telah bangkit atas kekecewaannya
dan aku merasa.....
hanya sebagai noda atas kehidupanmu yang tak pantas aku lumuri...
setetes lumpur yang tak seharusanya aku kotori,,,
hatiku....
lihatlah kau 'pengecut'!!! dia kembali atas timbal balikmu HA!!
kini kau puas atas rencana rencana yang tak harus kau lakukan ketika kau masih dalam kandungan???
HAH!!

sebaris katamu atau sebait tetes airmatamu, adalah gerangan dimana ketika seharusnya aku tinggal
dunia ini aku kuasai atas jasadku yang tak pernah berhenti kelaparan...
dan ketika itu......
READ MORE - akhirnya