Awan Malam Tak Suram. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Rabu, 27 Mei 2009

kini kau bisa melihat betapa menyedihkannya aku ketika kusadari semua itu memang salah
aku sendiri enggan berkaca atas cermin yang engkau berikan
entah itu aku pahami atau sekedar aku mengerti
cintaku membawa hati ini untuk merenggut kebahagiaan yang tak pernah hakiki
sedangkan engkau... merasakannyakah?
hatiku bukan lagi selunak ikatan gelang yang kau berikan
seperti indahnya cincin yang kau impikan, mungkin,,,
bila kusadari betapa mengapa bisa kujalani hidup seperti ini?
hatiku beku bersama yang kucari tanpa kulihat dinginnya pencairan itu,,,
sungguh,,, merasa aku tak tau rasa

Tidak ada komentar: