akhirnya jikalau aku tak memiliki setitik rasa, telah kuhancurkan diriku sendiri, tak lekang lagi aku dalam dera yang begitu dalam tiap - tiap episode.
ketika sejenak aku pergi dalam penampungan yang begitu kumuh, tak pula ada yang membuntuti seraya mereka telah mengetahui apa yang sedang terjadi pada rumahku sejauh ini.
jalan pintas yang aku kejar tak menuntun untuk memberikan aku kesempatan untuk menghirup tiap - tiap helai udara yang Ia sediakan.
dalamnya rintihan yang sesungguhnya telah membara, tak bisa terpadam oleh sejuta tahun hujan yang turun tiap waktu.
Kau telah memiliki segalanya!!!
Kau telah memiliki kesempurnaannya!!!
Kau telah memiliki segalanya!!!
heh???
masih pantas mereka berkata dan memuja perjalanan yang tak pernah berujung, sedang kebahagiaan yang hakiki tak pernah aku miliki.
dalam pertemuan pertama, mereka pun berkata penuh kegaguman,
aku Iri...
aku Iri...
aku Iri...
apa alasan yang membuatmu pasti seperti itu?
sedang apa yang aku bawa hanya tuntutan hanya tuntutan dan hanya tuntutan!!!!
tak pernah kau merasa kebahagiaan yang dialami dalam kehidupan yang tak pasti, meskipun bagiku itu PASTI!!!
tak pernah kau memiliki kesedihan yang membuatmu merasa begitu tak berharga berjalan diatas tirai besi sedangkan dijalan lain tersedia tirai hijau dari sutera dengan berharumkan kasturi, dan aku akan mengejarnya!!!
Jumat, 06 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar