bagi semua,
hidup untuk abadi
tak pernah terpikir untuk kembali
ada yang merasa ada, bahwa dirinya sendiri tiada
yang terasa. . .
bukan dirasa. . .
adakah yang mengira akan cita yang tertunda?
duhai sebuah pujangga ta terhingga
masih terdengarkah denyut yang terdesak?
dikau . . .
tahukah akan derita yang tersiksa?
dibalik topeng ada yan terbaca
tahukah dikau itu dia?
Kamis, 11 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar