Awan Malam Tak Suram. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Rabu, 17 Desember 2008

gerimis mendendang setiap langkahnya
kala itu tak ku temukan apa yang ku hadapi
kasih . . .
penghianatan yang aku lakukan
mengalir dalam deru derasnya bah diseberang sana
adakah engkau tahu apa yang mengenai atas bah itu?
tangis yang mengiring gerimis
merasuk dan menyerap dalam setiap buluh - buluh pelipis

rindu tak terbuat
tak ada yang dipersalahkan atas rindu
rindu ialah keindahan yang engkau miliki

setiap tetes bukanlah cerca
takkan kau tahu
bahwa tiap - tiap kicauan burung
ialah tangis ! ! !

setiap kehidupan yang dijalani kini
adalah gemuruh guntur yang menerka tiap - tiap kesalahan
adakah?

kau hujan . . .
karena kau hujan
hujan memiliki keindahan tiap tetesnya
yang menghasilkan warna - warni pelangi
hujan menyirami tiap - tiap jiwa yang kering
kau miliki jiwa yang indah

kasih . . .
takkan kujumpai apa yang kau jumpai
tapi ku bisa rasa apa yang kau derita kini

karena aku dan kau adalah hati . . .
cinta yang tak mesti ada

tapi cinta adalah bayang semu
adalah mimpi untuk merajut tiap - tiap langkah

Tidak ada komentar: