perlewatan ini terkuraas bagai terbawa angin,,,,
cinta malam dalam badai yang tak terhalang
kau berlari menuju pundak yang seharusnya tak ku tuju
aku terperangkap dalamnya pusara itu dan kau dan juga mereka malah tertawa terbahak
derita ini semakin kunikmati bersama keindahan malam itu
dan kau kutahu bisa mengerti
Jumat, 16 Juli 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar