jika dulu aku melihat pagi bersama senyumnya mentari,,,
kini aku melihat pagi berselimut kabut dengan tetesan embur ditiap dedaunan
jika dulu aku menyapa tiap pagi bersama perlewatannya yang menyelimutiku,,,
kini kusambat pagi dengan bertepak dahan sahara
ada banyak cerita yang tak tersingkap dan aku tidak tahu
saling berbincang mendendang dan menari diatas tapakku
sebatang kisah tak sempurna terpatah - patah dalam ayunan tak terbisikkan
mencoba mengerti tetapi semakin banyak tetesan embun itu
Kamis, 15 Juli 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar