Desah nafasmu membuatku gelisah
saat kau tiada, hariku enggan ceria
sejenak terlintas sejarah lalu indahnya saat kau disampingku
menyulam benang asmara dalam gelora cinta
kala gerimis mengguyur
tetesan air menyentuh kalbu sedingin embun diwajahku mengusik dari lamunanku
akankah sejarah itu terulang kembali berdua lalui hari dengan canda dan tawa
22/12/10
Kamis, 23 Desember 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar