mungkin kau akan tenggelam dan hanyut
ombak deraspun kian memanggut
menghitung hari demi hari dengan jemari yang legam
sebelum selancar melarung kelaut yang paling ujung
tumbuh - tumbuh yang terlentang mabuk yang tak kepalang
masuk segera kedalam ingatan
entah pada hitungan keberapa kau akan kembali kepantaiku
tinggalan dalam gulungan pasir putih seakan meledak dengan tiba - tiba
runtuhkan seluruh kota surgaku
tahukah kau pasir pantai putihku
ledakan itu sampai ke tubuhmu
dan kini aku hanya bisa bermimpi ke pantai kuta
12/12/10
Kamis, 23 Desember 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar