sunyi tetap menggenggam jemari
malam,,,
dengan lambat langkah menyusuri sungai
lewati lembah, singgah diujung bukit
terbawa angin ke desa - desa
terseret ombak ketengah samudera,
kadang gerimis menemani
bahkan hujan badai sekalipun
hembusannya mendorong ke kota
berbaur dengan hiruk lelap
sunyi tetap bersandar malam
meski saat kemesraan tergoyah hingar bingar segenggam kota
setia kesunyian malam
maafkan aku sahabat....
11/12/10
Kamis, 23 Desember 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar